Lapor SPT Tahunan? E Filling Aja!

Hai Guys!

Tak terasa, sekarang sudah tahun 2020. Buat kamu yang mempunyai NPWP sudah bisa melaporkan SPT Tahunan tahun pajak 2019 nya mulai dari sekarang. Jangan sampai terlewat ya, Guys! Batas akhir pelaporannya adalah tanggal 31 Maret 2020.

Biar enggak antri di kantor pajak, mending lapornya secara on line aja. Kamu sudah punya e fin kan, Guys! Kalau belum ajukan dulu ke Kantor Pajak terdekat, syarat dan cara registrasinya bisa ditanyakan di KPP terdekat atau bisa dilihat di Pojok Pajak sebelumnya, ya!

Buat karyawan atau pegawai yang memperoleh penghasilan hanya dari 1 pemberi kerja, tinggal pilih menu e filling. Jangan lupa untuk meminta bukti potong A1 atau A2 ke tempat kamu bekerja. Bukti potong itu akan digunakan untuk pengisian SPT Tahunan kamu.

Nah, biar kamu enggak bingung, pojok pajak kali ini akan memberi panduan mengenai tata cara pelaporan SPT Tahunan karyawan lewat e filling. Ikutin langkah-langkah di bawah ini ya, Guys!
1. Buka website https://djponline.pajak.go.id.

2. Login dengan NPWP dan password yang telah/pernah dibuat.

Dokumen Pribadi

3. Jika lupa password, klik lupa kata sandi, masukkan NPWP, nomor e fin, dan alamat email. Nanti ada notifikasi lewat email. Klik link yang berwarna biru. Buat password. Setelah selesai, baru login ke djponline.

4. Klik menu di sebelah kanan atas, klik lapor, pilih e filling

Dokumen Pribadi
Dokumen Pribadi

Jika Anda mempunyai penghasilan bruto sampai dengan Rp60.000.000,00 dalam 1 tahun, ikuti langkah-langkah di bawah ini :
1. Ada 3 buah pertanyaan, isi : tidak, tidak, ya. Klik SPT 1770 SS.

Dokumen Pribadi

2. Isi Tahun Pajak, klik normal, klik langkah berikutnya.

Dokumen Pribadi

3. Jika muncul kotak data pembayaran pajak dan jika sesuai dengan bukti potong klik ok.
4. Jika tidak ada, isi penghasilan bruto, pengurangan, dan penghasilan tidak kena pajak sesuai dengan bukti potong yang Anda peroleh dari tempat Anda bekerja.

Dokumen Pribadi

5. Isi penghasilan yang dikenakan PPh Final, jika ada.
6. Jangan lupa untuk mengisi kolom harta dan hutang.

Dokumen Pribadi

7. Lanjut ke pernyataan, klik setuju, klik langkah berikutnya.

Dokumen Pribadi

8. Klik “disini” untuk mendapatkan kode verifikasi. Buka email, copy/catat kode verifikasi. Paste/catat di kotak kode verifikasi. Lalu klik kirim SPT.

Dokumen Pribadi

9. Bukti pelaporan akan muncul di email.

Jika Anda mempunyai penghasilan bruto lebih dari Rp60.000.000,00 dalam 1 tahun, maka ikuti langkah-langkah berikut ini :
1. Ada 3 buah pertanyaan, isi : tidak, tidak, tidak. Pilih dalam bentuk formulir.

Dokumen Pribadi

2. Isi Tahun Pajak, klik normal, klik langkah berikutnya.
3. Jika muncul kotak data pembayaran pajak dan jika sesuai dengan bukti potong klik Ok.
4. Isi daftar harta, klik harta pada tahun sebelumnya, jika tahun lalu lapor lewat e filling juga, atau klik tambah, isi.

Dokumen Pribadi

5. Isi daftar hutang, caranya sama seperti daftar harta.
6. Isi daftar keluarga, caranya sama dengan poin 4 dan 5.
7. Isi lampiran-lampiran berikutnya jika ada.
8. Jika tidak ada, langsung ke daftar pemotongan.
Daftar tadi akan terisi otomatis jika sebelumnya muncul data pembayaran pajak dan sudah Ok.
Jika belum, isi sesuai dengan bukti potong yang Anda peroleh dari tempat Anda bekerja, klik tambah, lalu isi, simpan, langkah berikutnya.

Dokumen Pribadi

9. Isi induk SPT, isi status perkawinan, klik lanjut ke A, isi sesuai bukti potong.

Dokumen Pribadi

10. Lanjut ke B, pilih Penghasilan Tidak Kena Pajak, isi jumlah tanggungan sesuai bukti potong.

Dokumen Pribadi

11. Lanjut ke C, jika posisi sudah nihil, klik lanjut terus sampai ke Pernyataan.
12. Jika posisinya kurang bayar, silahkan buat billing dan lakukan pembayaran terlebih dahulu.
13. Jika posisinya lebih bayar, centang restitusi.
14. Klik setuju, lalu langkah berikutnya.
15. Klik “disini” untuk mendapatkan kode verifikasi.
16. Buka email, copy/catat kode verifikasi.
17. Paste/catat di kotak kode verifikasi.
18. Klik kirim SPT.
19. Bukti pelaporan a-kan muncul di email.

Semoga langkah-langkah di atas bisa membantu ya. Jika ada kesulitan, hubungi KPP terdekat. Semoga berhasil!

0 Comments