Maksi di Green Tea Holic


Suatu siang, teman-teman ngajakin makan di Green Tea Holic, Jl. Guntur No. 21 Bandung. Aku sih kalau diajak makan seneng-seneng aja mau di mana pun. Apalagi di tempat yang aku belum pernah. Kan lumayan, jadi lebih banyak tau tempat makan. Kalau recommended bisa balik lagi atau untuk ngasih rekomendasi ke teman-teman yang lain. 

Waktu pertama kali denger nama tempat makannya yaitu Green Tea Holic, bayanganku pasti makanan dan minumannya serba mengandung green tea. Misalnya kalau makanan kayak martabak green tea, roti bakar selai green tea, pisang nugget green tea, dan lain-lain. Kalau minuman mungkin kayak ice green tea, milk green tea, ice cream green tea, ya yang sebangsanya lah. Jadi yang ada di pikiranku sih, kayaknya tempat untuk makan cemilan. Ngga apa-apa lah, kalau masih laper kan tinggal pesan makanan secara online aja nanti di kantor.

Perjalanan dari kantorku ke Green Tea Holic memakan waktu 30 menit. Tempatnya dekat sih. Ngga nyangka aja ada tempat makan di daerah situ. Setauku itu komplek perumahan. Dan di sebrang sebelah kanan ada sekolahan. Tempatnya ngga terlalu besar dan bentuknya juga kayak rumah yang di dominasi dengan cat warna hijau muda. Ada indoor dan outdoor juga.  Kalau belum pernah kesana mungkin aku ngga akan tau kalau itu adalah tempat makan.  Ngga ada tempat untuk parkir mobil. Jadi parkirnya memang di pinggir-pinggir jalan aja sih. Untungnya saat itu masih sepi, jadi masih kebagian parkir di dekat-dekat situ.

Lalu kami pun masuk ke dalam. Terdapat beberapa ruangan untuk tempat makan. Penataannya sederhana, kursi, sofa, dan mejanya juga sederhana. Yang bikin menarik adalah tulisan-tulisan di dindingnya. Lucu dan nyundanya itu loh... Bikin pengen foto di dekat tulisan-tulisan itu lah pastinya.

Dokumen Pribadi

Setelah pindah-pindah pilih ruangan, akhirnya kami pun memilih menu makanan. Ternyata, menunya ngga melulu green tea kok. Ada pilihan makanan beratnya juga. Awalnya Green Tea Holic memang fokus untuk menyajikan makanan-makanan ringan dan mengandung green tea. Namun seiring waktu berjalan, Green Tea Holic juga menyediakan makanan berat juga.

Nah, karena memang lagi jadwal makan siang, jadinya aku pilih nasi goreng mozarella. Kalau cuma makan cemilan doang kayaknya ngga nendang. Teman-teman yang lain pilih menu pepper rice rendang wagyu. Minumannya kami pilih thai  tea dan green tea. Untuk cemilan kami pilih dimsum. 

Dokumen Pribadi

Harganya termasuk murah loh. Untuk nasi goreng mozarella harganya Rp 28.000, pepper rice rendang wagyu Rp 37.000. Dimsum Rp 15.000 per porsi. Dan harga minuman juga Rp 15.000 an. Jadi per orang sekitar Rp 50.000 an. Rasanya lumayan juga kok. Nasi goreng mozarellanya gurih-gurih pedas gitu. Keju mozarellanya yang melted bikin nagih.

Dokumen Pribadi

Secara keseluruhan, Green Tea Holic lumayan lah. Porsinya juga pas. Puas dan kenyang. Sayangnya, aku justru belum nyoba cemilan yang berbau green teanya. Padahal kan sesuai dengan namanya, Green Tea Holic, justru cemilan berbau green tea itu yang menjadi andalannya. Kayaknya kapan-kapan harus balik lagi nih. Mungkin sebaiknya jangan pas waktu makan siang. 

Oiya, Green Tea Holic buka setiap hari,  jam bukanya adalah dari jam 11.30 WIB sampai 22.00 WIB. Kalau di lihat dari lokasi dan menu makanannya, mungkin memang target pelanggannya adalah anak sekolahan, anak-anak muda  dan warga sekitar. Jadi harganya juga bersahabat.

Setelah makan, kayaknya belum lengkap kalau belum foto-foto dulu, terutama di dekat tulisan-tulisan nyundanya itu. Apa coba artinya??

Dokumen Pribadi

0 Comments