Kapan Aja Asyik


Minggu tanggal 20 Oktober 2019 kemarin, aku mengundang teman-teman makan siang di rumahku. Sebetulnya sih acara ini memang sudah direncanakan jauh-jauh hari. Kami yang pernah dipersatukan dalam satu kantor dan satu divisi, menjalani hari-hari kerja bersama-sama, suka dan duka bersama-sama, sharing masalah kerjaan sampai curcol tentang hal-hal yang ngga penting, membuat kami menjadi semakin akrab. Rasanya udah kayak keluarga sendiri. Setiap saat terasa asyik kalau udah ngobrol sama mereka. Dan di saat satu per satu dari kami pindah ke beda divisi maupun beda kantor, pertemanan kami tetap terjalin walau hanya lewat grup whatsapp.

Kadang kami janjian untuk makan siang bareng di suatu tempat. Pernah juga sekali waktu jalan bareng keluar kota, family gathering ceritanya. Dari acara family gathering itulah kami jadi berkeinginan untuk bisa jalan-jalan bareng lagi. Seru dan ngangenin banget. Tapi, karena masing-masing mempunyai keperluan dan kesibukan sendiri-sendiri, akhirnya rencana itu belum terwujud. Lalu akhirnya dibuatlah rencana untuk saling berkunjung ke rumah masing-masing, agar saling tau dan silaturahim tetap terjaga. Beneran loh, walaupun sudah bertahun-tahun bekerja di kantor yang sama, kami belum saling tau rumah teman-teman satu per satu. Dan jadilah minggu kemarin teman-teman berkunjung ke rumahku.

Koleksi Pribadi

Sebagai tuan rumah yang ngga pintar masak, aku menyiapkan makan siang dan cemilan ala kadarnya. Ada nasi putih, sop iga sapi hasil beli, tahu goreng menu wajib kesukaan teman yang asli Sumedang, mie goreng karena ada yang request, kerupuk, sambal, aneka keripik, jajanan pasar, mangga, dan semangka. Sepertinya cukup lah ya.

Koleksi Pribadi

Sekitar jam 10.30 WIB, salah satu temanku yang rajin masak datang. Udah gitu dia datang dengan membawa puding greentea coklat buatannya, karedok tahu, seblak, dan bahan-bahan untuk membuat donat kentang. Seru banget lah. Jadilah kami di dapur membuat adonan donat. Eh, tepatnya sih dia yang bikin adonan, aku mah bantuin nyiap-nyiapin alat-alatnya dan membuat bentuk donat, lalu digoreng.
Setengah jam kemudian, teman kami datang juga bersama dede bayinya yang lucu plus membawa ayam balado. Waaah... Alhamdulillah ya, jadilah pesta kami meriah dan banyak banget makanan.

Koleksi Pribadi

Sesuai jadwal, setelah dzuhur teman-teman yang lain pun berdatangan. Beberapa datang dengan membawa keluarganya. Suasana pun jadi meriah. Selain dengan kehebohan cerita kami, juga seru karena celoteh dan tangis si dede bayi. Hehe. Seru banget deh.

Di sela-sela makan, kami pun membahas tentang rencana untuk kunjungan atau jalan-jalan berikutnya. Intinya sih agar silaturahim tetap terjaga. Sayang ada beberapa teman yang ngga bisa hadir. 2 orang karena ada acara keluarga dan 1 orang karena sudah pindah ke Kota Bontang, Kalimantan Timur. Jauh banget ya.

Nggga terasa hari sudah sore. Teman-teman pun pamit pulang. Terima kasih teman-teman sudah meluangkan waktu untuk datang ke rumahku. Terima kasih juga atas pertemanannya yang tulus. Senangnya bisa sering ngumpul sama kalian.  Kalau sama kalian kapan aja terasa asyik. Semoga silaturahim tetap terjaga. Dan semoga kita semua di beri kesehatan, kelapangan rezeki, umur yang panjang, dan bisa kumpul lagi dengan formasi lengkap. Sampai jumpa di kunjungan dan jalan-jalan berikutnya ya...  

0 Comments