Pelaporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi

Hai guys! Di tulisanku sebelumnya, kita sudah membahas tentang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Setelah mempunyai NPWP , maka ada kewajiban perpajakan yang harus dilakukan, yaitu kewajiban pelaporan dan/atau pembayaran pajak. Sarana untuk melaporkan pajaknya adalah Surat Pemberitahuan (SPT) yaitu surat yang oleh Wajib Pajak digunakan untuk melaporkan penghitungan dan/atau pembayaran pajak, objek pajak dan/atau bukan objek pajak, dan/atau harta dan kewajiban sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan. SPT sendiri ada 2 jenis, ada SPT Masa (bulanan) dan ada SPT Tahunan. Untuk kesempatan kali ini akan dibahas mengenai SPT Tahunan PPh Orang Pribadi. Saat ini, pelaporan SPT sudah dipermudah yaitu dengan mengisi dan menyampaikan laporan SPT-nya secara online pada aplikasi e-Filing atau e-Form di DJP Online, syaratnya harus mempunyai e-FIN terlebih dahulu.


Apa itu e-FIN?

e-FIN (Electronic Filing Identification Number) adalah nomor identitas yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) kepada Wajib Pajak yang melakukan transaksi elektronik dengan Ditjen Pajak (Dalam hal ini untuk melakukan registrasi pada DJP online), seperti lapor SPT melalui e-Filing dan pembuatan kode billing pembayaran pajak.


Tata cara mendapatkan e-FIN untuk orang pribadi dengan mengisi formulir dan dilampiri:

  • Fotokopi KTP untuk WNI dan tunjukkan aslinya
  • Fotokopi KITAS/KITAP untuk WNA dan tunjukkan aslinya
  • Fotokopi kartu NPWP atau Surat Keterangan Terdaftar (SKT).
  • Sertakan alamat email yang masih aktif yang nantinya akan digunakan sebagai sarana komunikasi dalam rangka pelaksanaan hak dan kewajiban perpajakan.
  • Ajukan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) terdekat.
  • Formulir permohonan e-FIN disediakan di Kantor Pelayanan Pajak atau dapat di unduh di situs pajak www.pajak.go.id.


Setelah mendapatkan e-FIN, lakukan registrasi di https://djponline.pajak.go.id, sebagai berikut :
  1. Klik tulisan Anda belum terdaftar ? daftar di sini 
  2. Isi NPWP, nomor e-FIN, dan captcha lalu verifikasi. 
  3. Isi nomor handphone, alamat email, dan buat password untuk login, simpan.
  4. Link aktivasi akan dikirim melalui email. Aktifkan akun anda dengan cara meng-klik link aktivasi tersebut.
  5. Silahkan login dengan NPWP dan Password yang tadi dibuat. 
Setelah registrasi e-FIN beres, baru deh bisa mengisi dan menyampaikan SPT Tahunan secara online dengan menggunakan e-Filing atau e-Form.
Keuntungan penyampaian SPT Tahunan secara online adalah :
  • Dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja sehingga tidak perlu antri di KPP
  • Pengisian SPT lebih mudah dan cepat
  • Biaya relatif murah
Apa itu e-Filing?
e-Filing adalah suatu cara penyampaian SPT Tahunan PPh secara elektronik yang dilakukan secara online melalui website Direktorat Jenderal Pajak (https://djponline.pajak.go.id) atau Penyedia Jasa Aplikasi (Application Service Provider (ASP)). Ada 2 jenis SPT yang dapat dibuat menggunakan E-Filing yaitu, SPT 1770 SS dan 1770 S.

SPT 1770 SS
Merupakan format SPT Tahunan yang sangat sederhana dan hanya terdiri dari 1 (satu) lembar saja. Yang dapat menggunakan format SPT Tahunan 1770 SS adalah :
  • Wajib Pajak yang mempunyai penghasilan selain dari usaha dan/atau pekerjaan bebas, dan
  • Jumlah peredaran bruto tidak lebih dari Rp 60.000.000,- dalam 1 tahun pajak.

SPT 1770 S
SPT 1770 S terdiri dari 3 (tiga) lembar formulir, yaitu SPT Induk 1770 S, Lampiran 1770 S-1, dan lampiran 1770 S-II. SPT ini dapat digunakan oleh :
  • Wajib Pajak yang mempunyai penghasilan dari satu atau lebih pemberi kerja;
  • Mempunyai penghasilan dari dalam negeri lainnya seperti royalty, sewa, hadiah, penjualan, lain-lain; dan/atau
  • Mempunyai penghasilan yang dikenakan Pajak Penghasilan final dan/atau bersifat final seperti bunga deposito, pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan, honorarium APBN/APBD,dan lain-lain; dan/atau
  • Mempunyai penghasilan dengan jumlah peredaran bruto lebih dari Rp 60.000.000,- dalam 1 tahun pajak.

Wajib Pajak selain kriteria di atas dapat mengisi dan menyampaikan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi dengan menggunakan e-Form atau aplikasi e-SPT.

Apa itu e-Form
e-Form merupakan formulir SPT elektronik berbentuk file dengan ekstensi xfdl yang pengisiannya dapat dilakukan secara offline menggunakan aplikasi form viewer yang disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak. E-Form terdiri dari SPT 1770 S dan SPT 1770. Dalam hal ini kita akan membahas tentang e-Form SPT 1770 saja.
SPT 1770 memiliki format yang paling kompleks dan terdiri dari 4 (empat) lembar, yaitu SPT induk, lampiran 1770-I, 1770-II, 1770-III, dan 1770-IV. SPT ini mengakomodir semua kondisi Wajib Pajak diluar kriteria e-Filling, yaitu digunakan untuk Wajib Pajak yang :

  • memiliki penghasilan dari usaha atau pekerjaan bebas yang menyelenggarakan pembukuan atau Norma Perhitungan Penghasilan Netto;
  • memiliki penghasilan dari satu atau lebih pemberi kerja;
  • memiliki penghasilan yang dikenakan pajak bersifat final atau Pajak Penghasilan Final;
  • serta memiliki penghasilan lain seperti hadiah, sewa, penjualan, warisan, dan lain-lain.

Selain itu ada juga cara lain untuk melaporkan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi, yaitu dengan menggunakan aplikasi e-SPT.

Apa itu e-SPT?
Aplikasi e-SPT adalah aplikasi pengisian SPT Tahunan offline yang harus diinstall di komputer/laptop terlebih dahulu, isi data, simpan dan unggah SPT yang telah dibuat berupa file csv di e-Filing DJP online.


Nah... kalian termasuk kriteria yang mana?  Pojok Pajak kali ini cukup sampai di sini dulu.    Lebih detilnya akan dibahas di lain kesempatan. Semoga bermanfaat.

0 Comments